gitar

October 29, 2008 at 2:01 pm (guitar)

Jakarta – Sejak tahun 1952 nama Les Paul tak hanya demikian dikenal sebagai jagoan gitar di Amerika Serikat. Lelaki kelahiran Waukesha, Wisconsin (9 Juni 1915) ini ternyata sekaligus disanjung sebagai inovator untuk desain gitar akustik dan elektronik.
Eksperimennya bersama gitar listrik terbilang hampir sama panjangnya dengan usia instrumen distorsif itu. Dia adalah gitaris yang pertama kali meyakini makna penting solidbody pada gitar listrik yang bisa memaksimalkan nada sustain.
Untuk memantapkan teori kebenarannya, Paul melakukan pendekatan gagasannya itu pada Gibson yang sekitar 1940-an telah memimpin pasar industri gitar. Namun, mereka terbilang konservatif dalam hubungannya dengan para gitaris. Oleh karena itu, selama 50 tahun perjalanannya, tercatat hanya dua nama gitaris unggul yang memakai rangkaian model Gibson yakni Nick Lukas dan Roy Smeck. Lukas merupakan pelopor gitaris serta penghibur pop yang pernah melahirkan karya besar bertajuk “Tip Toe Through the Tulips” pada tahun 1929.
Sementara itu, Smeck adalah multi-instrumentalis penuh bakat yang memiliki sebutan “The Wizard of the Strings”.
Baru pada awal 1950-an, gagasan hebat solidbody gitar dipasarkan untuk pertama kalinya. Gibson melakukan perubahan desain instrumen gitar yang sederhana menjadi citra elegan, berikut gayanya yang artistik. Dengan produk gitarnya, Gibson terbilang melakukan pergerakan radikal dari masa lalu yang tradisional. Namun sekaligus Gibson menciptakan sejumlah desain radikal dari mandolin dan gitar Orville Gibson yang bergaya 1890-an.

Puncak Karier
Dengan model baru yang telah siap dipasarkan, Gibson kemudian mendekati Les Paul sebagai pilihan pasti yang bisa membantu peluncurannya. Seperti diketahui, Paul telah memahami bentuk karakteristik unik dari solidbody gitar listrik. Lagi pula saat itu dia sedang berada di puncak kariernya.
Karya monumentalnya saat itu bertajuk “Brazil” (1948) yang menampilkan “six guitar parts” dengan totalitas Paul dalam demonstrasi permainan virtuoso yang mengharumkan namanya selaku bapak “multi-track recording”. Segalanya itu tergambar manakala dia mengombinasikan gitarnya dengan rangkaian talenta elektronik bersama suara vokal istrinya, Mary Ford dalam lagu “Mockin’ Bird Hill” dan “How High the Moon” (termuat dalam album kolaborasi Les Paul & Friends: American Made World Played keluaran EMI Indonesia) yang menghasilkan penjualan 2 juta kopi pada 1951.
Untuk jasanya pada Gibson, model gitar gagasannya menyandang nama The Les Paul Model yang hanya diubah seminim-minimnya sejak diperkenalkan kepada konsumen pada 1952. Kecuali untuk inovasi pada bagian bridge dan pickup, model gitar Les Paul Standard dari dulu hingga kini tetap sama. Model The Les Paul masih memegang kendali di balik berbagai perubahan dalam musik.
Kehadirannya memperkuat sound blues rock di akhir 1960-an dan corak Southern Rock (akhir 1970-an). Bahkan sejak era 1990-an, Les Paul memberikan “signature sounds” untuk segala genre rock, dari musik alternatif hingga metal.
Betapa hebatnya lelaki yang dipandang sebagai bapak gitar listrik itu yang telah menciptakan berbagai teknik dan bunyi baru bersama dengan kegemilangan meraih lima kali anugerah Grammy, dan sebagai “Rock & Roll Hall of Famer”.
Untuk itu saat perayaan ulang tahunnya ke-90 tahun lalu yang menampilkan konser salut bertajuk “All Paul’s 90th Birthday Salute” ikut serta dimeriahkan dengan peluncuran buku autobiografi edisi terbatas bertajuk Les Paul in His Own Words. Kemudian berlanjut dengan buku rilis keduanya yakni The Les Paul Legacy. Pada saat itu dia sekaligus menerima penghargaan “Songwriters Hall of Fame’s Sammy Cahn Lifetime Achievement Award”.
Kebahagiaan ulang tahun ke-90 Les Paul itu dipenuhi partisipasi dari pemusik dan penyanyi internasional seperti Tommy Emmanuel, Jose Feliciano, Peter Frampton, Steve Lukather, Pat Martino, Steve Miller, Bucky Pizzarelli, Neal Schon, Kenny Wayne Shepherd, Drek Trucks, Edgar Winter, dan Madeleine Peyroux.
Betapa besar kekaguman dan sanjungan sesama insan musik tua muda pada legenda gitaris ini, tergambar pula pada album Les Paul & Friends: American Made World Played yang menghadirkan nama-nama beken, antara lain Sting, Joss Stone, Kenny Wayne Shepherd, Edgar Winter, Sam Cooke, Eric Clapton, Peter Frampton, Billy Gibbons, Neal Schon, Beth Hart, Jeff Beck, Richie Sambora, Buddy Guy, Keith Richards, Rick Derringer, dan Steve Miller.

ni sejarajnya gitar yang pengen gw punya

merknya “gibson/epiphone  type :LES PAUL”


Permalink Leave a Comment

biography

October 29, 2008 at 12:48 pm (about my music, biography, description about plugin, guitar, hobby)

haii !!

gw wira.

dimulai gw lahir tanggal 13 juli 1990

gw tinggal di jl alamanda a3/23. pamulang. banten

(ternyata pamulang tuh masuk banten cuuy)

g penting banged

o ya klo hobby gw ntar aj di blog yang satu lagi

gw dari dlu paling suka namanya makan .terkadang gw g tau diri klo mkn. bagi yg deket ma gw tau. gw paling suka yang namanya makn gratis  to g kya makn di budewo

hahaha

o y gw pnya obsesi wat hidup gw (doain yeee). gw pgen banged ngebahagiaiin org yg gw sayang n terdeket gw karena gw sukses, selain tu jga gw pgen banged pnya usaha sendiri yang bisa nge bantu temen2 gw yg g ad pekerjaan jd ada, n klo bsa gw bwat dya hdp makmur, selain itu gw jga pgen yang namanya sukses di bidang komputer, musik, bisnis, and reletionship.

gw orang nya berusaha wat bsa ngehargain org tersebut walaupun dya pnya kekurangan. harapan gw cma satu, indonesia menjadi negara yang makmur, mandiri dan jga memiliki kebudayaan yg kuat yang bsa dibanggain di luar negri n dalam negri, sehigga org indonesia bsa sukses semua 7 turunan klo bsa

yg penting

“SEMANGAT”

Permalink Leave a Comment